Kuliah Umum IPDN kali ini dipadati oleh praja2 baru, i.e Bayu, Bobby, David, Oni, Haris, dan seperti biasa dikawal Purek I, Purek II, Dosen Lilik dan Mekanik Bambang.
Kuliah kali ini mengambil tempat “kawah candradimuka” IPDN untuk tanjakan dan turunan yang eksotis, yaitu Like Minister. Stage pertama adalah tanjakan ringan aspal sejauh kira-kira 7km. Kali ini praja Oni dan Bayu dengan sepeda fulsus-nya memutuskan untuk menyerah di 1km terakhir.
Stage kedua, kombinasi tanjakan aspal kelas III dan aspal rusak. Diawali dengan tanjakan berkemiringan antara 30-40derajat, kemudian diakhiri dengan pengenalan tanjakan batu lepas. Stage ini berjarak hanya 3km, namun bisa menguras separuh dari tenaga yang harus dikeluarkan hari ini.
Stage ketiga, atau stage terakhir sesi tanjakan, adalah stage tanjakan technical. Diawali dengan 500m batu lepas, disambung dengan sedikit bonus tanjakan aspal dan diakhiri dengan 12 kelokan tanjakan batu tertata rapi nan eksostis di bawah naungan hutan Like Minister. Finish di Stage ini, di ketinggian 900m dpl, praja IPDN memanfatkan waktu untuk sarapan (hehehe.... sarapan terbaik adalah setelah dihajar tanjakan). Di sini kelihatan betapa akrabnya para praja yang saling berbagi menu sarapan khas Like minister, mie instan, telor ceplok, nasi putih, kecap dan kerupuk. Purek I dan praja Haris harus balik kanan lebih awal karena kepentingan keluarga, dengan melewati rute Stage 1 -3.
Stage ke-empat, mostly tetebeh dan gotong sepeda. Rombongan kuliah terbuka melanjutkan dengan memasuki hutan tropis. Praja Bobby harus mengganti ban dalam sebelum start. Diawali dengan 1 km tanjakan ringan di batuan yang dipenuhi dengan rumput dan semak, dilanjutkan dengan sesi treking bersepeda. Single track yang lumayan melelahkan karena stage ini diisi dengan menyeberangi 2 sungai kering, sedikit panjat tebing, dan acara melompati beberapa pohon tumbang. Hanya 200-300meteran di akhir stage ini yang bisa digowes; namun tak satupun peserta kuliah yang mengikuti langkah rektornya melahap tanjakan2 technical di tanah berhumus. Stage ini berakhir di ketinggian 1000m dpl di tengah2 hutan, dan merupaka akhir dari segala bentuk tanjakan.
Stage lima; downhill dan turunan aspal. Stage ini full turunan dengan technic sedang, single track tanah dengan akar pohon dan batu nongol di sana sini, dan yang tak kalah asyiknya adalah kebon nanas yang berhias daun berduri di kiri kanan trek. Lagi-lagi praja Bobby harus mengganti ban dalam untuk kedua kalinya sebelum start. Start langsung dihadapkan pelajaran melahap turunan curam berbatu. Dilanjutkan dengan single trek yang sangat nikmat dihiasi dengan selokan2 bekas motor trail dan pohon nanas di sebagian besar trek ini. Mekanik Bambang sempat terpelanting dan salto setelah menghajar batu gede. Setelah puas melahap single track, giliran turunan batu tajam sepanjang 1 km. Sesi kebon nanas berakhir di jalanan aspal mulus diselingi oleh turunan batu lepas dan berdebu sepanjang 2 km. Kuliah diakhiri dengan hidangan 4 mangkok gule kambing, dan 70 tusuk sate rebing. Seperti yang pernah diungkapkan PUREK II.... Like Minister memang membuat ketagihan semua peserta kuliah kali ini.
14-07-07_0903.jpg 3 Comments
14-07-07_0908.jpg 3 Comments
14-07-07_0911.jpg 1 Comment
14-07-07_0923.jpg 3 Comments
14-07-07_0955.jpg 3 Comments
bambang mimpi terbang.jpg
how sweet we are.jpg 3 Comments
Bobby menikmati kerupuk.jpg 3 Comments
kaoskakitermahal.jpg 4 Comments
14-07-07_1122.jpg 4 Comments
sebelum panjat tebing.jpg
14-07-07_1136.jpg 2 Comments
14-07-07_1156.jpg 2 Comments
14-07-07_1157.jpg 2 Comments
14-07-07_1207.jpg 1 Comment
14-07-07_1214.jpg 1 Comment
14-07-07_1233.jpg 1 Comment
14-07-07_1237.jpg 2 Comments
|